Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label li_PSMS

PSMS Medan Diganti PS TNI Bikin Suporter Meradang

PSMS Medan Diganti PS TNI Bikin Suporter Meradang Bola Sindo / 2 jam yang lalu Haris Dasril[1] Rabu,  3 Februari 2016  −  13:39 WIB PSMS Medan diganti PS TNI bikin suporter meradang/Akbar Insani/Sindophoto A+ A-[2][3] MEDAN - Suporter PSMS Medan meradang dengan sepak terjang skuat PSMS Medan yang membawa nama PS TNI. Mereka merasa tertipu dengan manajemen yang dianggap menghilangkan nama PSMS Medan dalam setiap uji coba atau mengikuti turnamen. Seperti halnya ketika PSMS Medan memakai nama PS TNI saat berujicoba dengan Persewangi Banyuwangi akhir pekan lalu. Laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 Legimin Raharjo dkk itu tidak berarti apa-apa jika nama PSMS tak lagi menjadi sakral bagi pengurus dan manajemen dan rela menggantikan dengan nama PS TNI.   Tak ayal, kondisi ini membuat para suporter PSMS geram dan merasa tertipu. Hal ini dilontarkan melalui komentar sebuah akun facebook. Seperti busuk ! kalian mau membodohkan suporter ! balikan saja PSMS k...

PSMS dapat kucuran dana PSSI Rp 200 Juta

Segera Kucurkan Rp 200 Juta ke PSMS Cari Jersey Bola Klub Favorit Kamu Disini INbolshop (kualitas gak murahan , Dijamin!!!) INbolnet - PSSI terus berusaha menyelesaikan permasalahan yang terjadi terkait dengan kompetisi. Selain memberikan subsidi untuk klub PSMS Medan yang masih menunggak gaji, Masalah Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) juga ditindaklanjuti. Dalam masalah PSMS, Sekjen PSSI Joko Driyono menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan manajemen PSMS pada Minggu (7/7) lalu. Dari pertemuan itu, akhirnya PSSI memberikan langkah mediasi untuk bisa membantu pelunasan gaji. "PSSI sudah menerbitkan surat ke PSMS. Intinya, nanti ada uang subsidi untuk klub yang akan dikeluarkan untuk diserahkan kepada pemain," katanya saat ditemui di kantor PSSI, Senin (8/7). Menurut Joko, uang subsidi PSMS yang masih belum dibayarkan oleh PT Liga Indonesia adalah Rp 200 juta. Sebelumnya, PSMS sudah menerima subsidi awal sebesar Rp 250 juta. Untuk mek...

Kisah tragis para pemain PSMS Medan PT LI

Kisah Pemain PSMS Medan: Dari Mengutang Hingga Jadi Tukang Parkir Cari Jersey Bola Klub Favorit Kamu Disini INbolshop (kualitas gak murahan , Dijamin!!!) INbolnet - Begitu ironis kehidupan para pemain PSMS Medan yang bermain di Divisi Utama PT Liga Indonesia. Gara-gara tak digaji 10 bulan oleh manajemen klub, mereka harus berjibaku memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ada yang mengutang, menjual air mineral, hingga menjadi tukang parkir. Kiper PSMS Ardhana mengisahkan, kehidupan rekan-rekannya sangat karut-marut lantaran gaji yang tak kunjung didapat. Mereka pun akhirnya terpaksa menjadi 'tukang parkir' guna mendapatkan rupiah. "Kami terpaksa memanfaatkan lahan bebas di sekitar mes PSMS menjadi lahan parkir," ujarnya di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (13/6). Bukan hanya itu, para pemain pun sampai-sampai membuka toilet mes untuk umum. "Kalau saya mencoba menjual air mineral," katanya. Pemain PSMS lainnya Irwin Ramadhana menimpa...

PSMS DU tunggak gaji pemain 10 bulan

Tunggakan Gaji Pemain Dibahas di Kongres Cari Jersey Bola Klub Favorit Kamu Disini INbolshop (kualitas gak murahan , Dijamin!!!) INbolnet - PSSI menyatakan keprihatinanya terhadap 11 pemain PSMS Medan, di bawah PT. Liga Indonesia, yang belum mendapat gaji 10 bulan. PSSI siap menjembataninya. 11 pemain PSMS Medan yang berlaga di Divisi Utama (DU) PT. Liga Indonesia menyambangi Kantor Sekretariat PSSI, Rabu (12/6/2013) WIB, untuk meminta kejelasan terkait tunggakan gaji mereka kepada PSSI dan PT. Liga. Mereka sudah berada di Jakarta sejak Senin (10/6/2013) WIB. Selama di Jakarta, para pemain harus rela tidur di tempat seadanya. Mereka pernah tidur di pelataran Monumen Nasional (Monas), dan menginap di Masjid Al-Bina, Senayan, yang jaraknya tak jauh dari Kantor PSSI. "Pemain itu urusan klub. Kami merasa prihatin. Kami memang tidak bisa intervensi, tapi kami siap menjembatani agar masalah ini diperhatikan," ujar Sekjen PSSI Hadiyandra, di Senayan. Masalah tu...