Markis Kido dan Pia Zebadiah Bernadet sudah buktikan kelasnya dengan merangkak ke peringkat 16 dunia, maka dari itu Markis Kido enggan berpisah dengan Pia
INbolnet - Sukses merangkak ke peringkat 16 besar dunia dalam waktu setahun membuat Markis Kido merasa enggan berpisah dengan pasangan ganda campurannya, Pia Zebadiah Bernadet.
Bersama Pia, yang tak lain merupakan adik kandungnya, Kido merintis karier sebagai pasangan independen di nomor ganda campuran mewakili Indonesia di turnamen-turnamen bulutangkis internasional.
Sukses yang pernah diraih pasangan ini di turnamen tertinggi Superseries adalah babak delapan besar, termasuk di Korea Open hari ini dimana mereka maju ke perempat final setelah menumbangkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sebelumnya mereka juga meraih pencapaian yang sama di Indonesia Open dan Denmark Open.
Prestasi tertinggi keduanya adalah dengan menjuarai turnamen Vietnam Open Grand Prix. Dengan hasil ini, wajar jika Kido mengaku berniat untuk melanjutkan kerjasama dengan adiknya ini di lapangan meskipun Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia berniat memanggil sang adik kembali berlatih di pelatnas.
"Hasil di mixed sudah lumayan. Sayang juga kalau kami nggak lanjut," ujar Kido. Meski demikian, dirinya belum membahas hal ini dengan Pia karena masih fokus ke turnamen tersebut.
PBSI sendiri telah mengumumkan untuk memanggil kembali tiga pemain yang sebelumnya pernah menghuni pelatnas di awal periode kepengurusan PBSI yang baru, termasuk Pia.
Selain Pia, PBSI juga berniat memanggil pasangan Pia di nomor ganda putri, Rizky Amelia Pradipta, dan pemain tunggal putra Tommy Sugiarto, yang merupakan putra mantan pemain nasional Icuk Sugiarto.
Sumber: beritasatu
Keyword : Markis Kido,markis kido,markis kido hendra setiawan,markis kido dan hendra setiawan,markis kido religion,markis kido badminton,markis kido height,markis kido racket,markis kido hendra setiawan olimpiade,markis kido new racket,markis kido olympic 2008,Pia Zebadiah Bernadet,pia zebadiah bernadet,biodata pia zebadiah bernadet,pia zebadiah bernadet profil
INbolnet - Sukses merangkak ke peringkat 16 besar dunia dalam waktu setahun membuat Markis Kido merasa enggan berpisah dengan pasangan ganda campurannya, Pia Zebadiah Bernadet.
Bersama Pia, yang tak lain merupakan adik kandungnya, Kido merintis karier sebagai pasangan independen di nomor ganda campuran mewakili Indonesia di turnamen-turnamen bulutangkis internasional.
Sukses yang pernah diraih pasangan ini di turnamen tertinggi Superseries adalah babak delapan besar, termasuk di Korea Open hari ini dimana mereka maju ke perempat final setelah menumbangkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sebelumnya mereka juga meraih pencapaian yang sama di Indonesia Open dan Denmark Open.
Prestasi tertinggi keduanya adalah dengan menjuarai turnamen Vietnam Open Grand Prix. Dengan hasil ini, wajar jika Kido mengaku berniat untuk melanjutkan kerjasama dengan adiknya ini di lapangan meskipun Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia berniat memanggil sang adik kembali berlatih di pelatnas.
"Hasil di mixed sudah lumayan. Sayang juga kalau kami nggak lanjut," ujar Kido. Meski demikian, dirinya belum membahas hal ini dengan Pia karena masih fokus ke turnamen tersebut.
PBSI sendiri telah mengumumkan untuk memanggil kembali tiga pemain yang sebelumnya pernah menghuni pelatnas di awal periode kepengurusan PBSI yang baru, termasuk Pia.
Selain Pia, PBSI juga berniat memanggil pasangan Pia di nomor ganda putri, Rizky Amelia Pradipta, dan pemain tunggal putra Tommy Sugiarto, yang merupakan putra mantan pemain nasional Icuk Sugiarto.
Sumber: beritasatu
Keyword : Markis Kido,markis kido,markis kido hendra setiawan,markis kido dan hendra setiawan,markis kido religion,markis kido badminton,markis kido height,markis kido racket,markis kido hendra setiawan olimpiade,markis kido new racket,markis kido olympic 2008,Pia Zebadiah Bernadet,pia zebadiah bernadet,biodata pia zebadiah bernadet,pia zebadiah bernadet profil
Komentar
Posting Komentar
Bagi Inspirasi Kamu...!!!
Asal Jangan no Rasis, no Sara....!!!
Belum punya akun Google, Komentar Menggunakan Anonymous